5 Cara Merusak Segel Mekanis Selama Pemasangan

Segel mekanisKatup merupakan komponen penting dalam mesin industri, yang memastikan penahanan cairan dan menjaga efisiensi. Namun, kinerja katup dapat sangat terganggu jika terjadi kesalahan selama pemasangan.

Temukan lima kesalahan umum yang dapat menyebabkan kegagalan dini pada segel mekanis, dan pelajari cara menghindarinya untuk memastikan umur panjang dan keandalan dalam pengoperasian peralatan Anda.

5 Cara Merusak Segel Mekanis Selama Pemasangan

Faktor yang Berkontribusi terhadap Kegagalan Segel Mekanis Keterangan
Tidak Mengikuti Petunjuk Pemasangan Mengabaikan panduan pabrikan selama pemasangan dapat menyebabkan pemasangan yang tidak tepat yang membahayakan efektivitas segel.
Pemasangan pada Pompa yang Tidak Sejajar Penjajaran yang tepat antara pompa dan motor mengurangi tekanan pada seal; ketidaksejajaran menyebabkan getaran yang merusak umur pakai seal.
Pelumasan yang Tidak Memadai Pelumasan yang tepat menghindari gesekan yang tidak perlu; pelumas yang salah memberikan dampak negatif dengan mempercepat keausan komponen penyegel.
Lingkungan Kerja yang Terkontaminasi Kebersihan mencegah partikel eksternal merusak permukaan segel yang halus sehingga memastikan fungsi yang tepat setelah pemasangan.
Mengencangkan Pengencang Secara Berlebihan Penerapan torsi yang seragam sangat penting saat mengencangkan pengencang; tekanan yang tidak teratur menciptakan titik-titik lemah yang dapat menyebabkan kebocoran melalui deformasi atau kerusakan.

1. Tidak Mengikuti Petunjuk Pemasangan

Segel mekanis adalah komponen presisi yang dirancang untuk mencegah kebocoran cairan pada berbagai mesin, terutama pada sistem pompa. Langkah pertama dan mungkin yang paling penting dalam memastikan umur pakainya adalah dengan mematuhi petunjuk pemasangan dari pabrikan secara ketat. Penyimpangan dari pedoman ini dapat menyebabkan kegagalan segel sebelum waktunya karena faktor-faktor seperti penanganan yang tidak tepat atau pemasangan yang salah.

Kegagalan untuk memperhatikan parameter instalasi dapat mengakibatkan distorsi.wajah segel, komponen yang rusak, atau lingkungan segel yang terganggu. Setiap segel mekanis memiliki serangkaian praktik khusus terkait penyimpanan, pembersihan sebelum pemasangan, dan prosedur langkah demi langkah untuk memasang segel pada poros peralatan.

Selain itu, sangat penting bagi operator untuk memahami pentingnya menerapkan instruksi ini dalam konteks aplikasi mereka. Misalnya, cairan proses yang berbeda mungkin memerlukan material atau teknik penyelarasan tertentu yang, jika diabaikan, dapat secara drastis mengurangi efektivitas dan masa pakai segel mekanis.

Menariknya, bahkan teknisi berpengalaman pun terkadang mengabaikan aspek penting ini, baik karena terlalu percaya diri atau terbiasa dengan prosedur umum yang mungkin tidak berlaku untuk peralatan khusus. Oleh karena itu, pelatihan menyeluruh dan kewaspadaan terus-menerus sangat penting dalam mencegah kesalahan mahal ini selama pemasangan segel mekanis.

Selama pemasangan, jika pompa tidak sejajar, hal itu dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada segel mekanis. Ketidaksejajaran menyebabkan distribusi gaya yang tidak merata pada permukaan segel, yang meningkatkan gesekan dan pembangkitan panas. Tekanan berlebihan ini tidak hanya mempercepat keausan segel mekanis, tetapi juga dapat mengakibatkan kegagalan peralatan yang tidak terduga.

Penerapan teknik penyelarasan presisi menggunakan indikator dial atau alat penyelarasan laser sangat penting selama perakitan untuk mencegah masalah ketidaksejajaran. Memastikan bahwa semua bagian sejajar dalam toleransi pabrikan sangat mendasar bagi integritas dan kinerja segel mekanis.

3. Kurangnya atau Salahnya Pelumasan pada Poros

Pelumasan merupakan faktor penting dalam pemasangan seal mekanis, karena memudahkan pemasangan yang pas pada poros dan memastikan seal berfungsi efektif setelah digunakan. Kesalahan umum namun serius adalah mengabaikan pelumasan atau menggunakan jenis pelumas yang tidak sesuai dengan material seal dan poros. Setiap jenis seal dan pompa mungkin memerlukan pelumas khusus; oleh karena itu, mengabaikan rekomendasi pabrikan dapat dengan cepat menyebabkan kegagalan seal sebelum waktunya.

Saat mengaplikasikan pelumas, harus berhati-hati agar tidak mencemari permukaan penyegelan. Ini berarti hanya mengaplikasikannya pada area di mana gesekan perlu dikurangi selama pemasangan. Selain itu, beberapa segel mekanis dirancang dengan material seperti PTFE yang mungkin tidak memerlukan pelumas tambahan karena sifat pelumasannya sendiri. Sebaliknya, material segel lainnya dapat mengalami degradasi jika terpapar pelumas tertentu. Misalnya, penggunaan pelumas berbasis minyak bumi pada segel elastomer yang tidak kompatibel dengan produk minyak bumi dapat menyebabkan pembengkakan dan akhirnya kerusakan material elastomer.

Memastikan pelumasan yang tepat melibatkan pemilihan gemuk atau oli yang sesuai dengan material poros dan segel tanpa mengganggu integritas atau fungsinya. Metode pengaplikasian yang tepat juga harus diikuti – mengoleskan lapisan tipis dan merata di tempat yang dibutuhkan – agar tidak menimbulkan masalah akibat material berlebih yang berpotensi menjadi titik kontaminasi atau gangguan terhadap kinerja segel.

4. Permukaan Kerja/Tangan Kotor

Keberadaan kontaminan seperti debu, kotoran, atau minyak pada permukaan kerja atau tangan pemasang dapat sangat membahayakan integritas segel. Bahkan partikel kecil yang terjebak di antara permukaan segel selama pemasangan dapat menyebabkan keausan dini, kebocoran, dan pada akhirnya, kegagalan segel.

Saat menangani segel mekanis, pastikan permukaan kerja dan tangan Anda benar-benar bersih. Mengenakan sarung tangan dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap minyak kulit dan kontaminan lain yang dapat berpindah dari tangan Anda. Sangat penting untuk mencegah kotoran apa pun bersentuhan dengan permukaan penyegelan; oleh karena itu, protokol pembersihan harus diikuti secara ketat untuk semua alat dan bagian yang terlibat dalam proses pemasangan.

Semua peralatan harus dibersihkan menggunakan pelarut atau bahan yang sesuai yang direkomendasikan oleh produsen segel. Selain itu, disarankan untuk melakukan pemeriksaan akhir pada segel dan permukaan dudukan sebelum melanjutkan pemasangan untuk memastikan tidak ada kontaminan yang ada.

5. Pengencangan Pengencang yang Tidak Merata atau Berlebihan

Salah satu aspek yang sering diabaikan dan dapat menyebabkan kegagalan dini adalah proses pengencangan. Ketika pengencang dikencangkan secara tidak merata, hal itu menimbulkan tekanan pada komponen segel, yang dapat mengakibatkan distorsi dan pada akhirnya, kegagalan segel. Segel mekanis bergantung pada tekanan yang seragam untuk menjaga integritas permukaan segelnya; pengencangan yang tidak merata mengganggu keseimbangan ini.

Mengencangkan baut secara berlebihan menimbulkan risiko yang sama seriusnya. Hal ini dapat menyebabkan deformasi bagian segel atau menciptakan tekanan berlebihan pada elemen penyegelan, sehingga elemen tersebut tidak mampu menyesuaikan diri dengan ketidakrataan kecil yang seharusnya ditampung. Selain itu, komponen yang dikencangkan secara berlebihan dapat membuat pembongkaran di masa mendatang untuk keperluan perawatan menjadi sulit.

Untuk menghindari masalah tersebut, selalu gunakan kunci momen yang telah dikalibrasi dan ikuti spesifikasi torsi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Kencangkan pengencang dengan pola bintang untuk memastikan distribusi tekanan yang merata. Metode ini mengurangi konsentrasi tegangan dan membantu menjaga keselarasan segel yang tepat dalam parameter operasional.

Kesimpulannya

Kesimpulannya, pemasangan yang benar sangat penting untuk memastikan umur panjang dan fungsionalitas segel mekanis, karena teknik yang salah dapat menyebabkan kegagalan dini.


Waktu posting: 28 Februari 2024